CV.Timur Sarana Persada - Jual Besi Beton dan Besi WF
Verified Supplier
Tambah Ke Favorit

Besi Hollow Galvanis

Tanggal :15/01/2023 10.44.00 Penulis : Eunike

Besi Hollow Galvanis

Kata Galvanisasi berasal dari nama Luigi Galvani dan Alessandro Volta. Keduanya merupakan ilmuwan yang berasal dari Italia, yang berhasil menemukan sifat-sifat elektrokimia seng. Besi hollow galvanis saat ini dikenal juga dengan nama pipa kotak galvanis, pipa hollow galvanis, besi kotak galvanis, atau bahkan holo galvanis. Karakteristik besi hollow galvanis yaitu memiliki warna yang lebih cerah serta memiliki ketahanan terhadap korosi yang lebih baik daripada besi hollow hitam. Lapisan galvanis ini terdiri dari 97% unsur coating zinc (seng), ± 1% unsur coating aluminium dan sisanya adalah unsur bahan lain.

Berdasarkan jenis material dan proses galvanisasinya, besi hollow galvanis dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Terbuat dari besi hollow hitam dengan proses Hot-Dip Galvanizing dan
  • Terbuat dari plat besi galvanis dengan proses Pre- Galvanizing.

Pelapisan galvanis pada besi dimaksudkan untuk menjaga agar besi hollow galvanis tidak mudah berkarat saat terkena gesekan maupun potongan. Kedua metode ini memiliki perbedaan sehingga Perkasa Partner perlu mengetahui kelebihan dan kekurangannya agar bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

Besi Hollow Galvanis (HDG)

Hot – Dip Galvanizing (HDG) merupakan metode galvanisasi dengan cara pencelupan besi ke dalam kolam seng menggunakan suhu tinggi. Hal itu yang membuat metode ini biasanya menggunakan jenis material dengan penampang yang besar dan tebal agar dapat menahan panas. Sehingga pada besi hollow galvanis yang memakai metode ini menggunakan jenis material besi hollow hitam dengan penampang yang besar dan tebal.

Proses Pembuatan Besi Hollow Galvanis  (HDG)

Sebelum memasuki proses Hot-Dip Galvanizing (HDG), lembaran plat besi hitam dibentuk terlebih dahulu menjadi besi hollow hitam. Kemudian besi hollow hitam masuk dalam proses galvanisasi dengan metode Hot-Dip Galvanizing (HDG), yaitu dengan  cara merendam (galvanizing) besi hollow hitam ke dalam kolam seng dengan kondisi besi telah dibersihkan terlebih dahulu. Proses ini dilakukan pada suhu tinggi berkisar antara 440 – 460 derajat celcius yang bertujuan untuk menghilangkan sisa oksidasi yang masih tersisa walaupun sudah dibersihkan.

Proses perendaman berlangsung sekitar kurang lebih 2 menit. Semakin lama waktu pencelupan maka semakin tebal lapisan zinc yang dihasilkan. Selanjutnya masuk pada tahap pendinginan (quenching). Besi hollow yang telah dicelup ke kolam seng tadi kembali direndam kedalam larutan sodium chromate (konsentrasi 0,015%) dalam suhu ruangan atau menggunakan air. Hal ini bertujuan untuk mencegah karat putih (white rust). Proses terakhir dalam metode ini adalah finishing yaitu proses menghaluskan permukaan pipa yang runcing. Hal ini terjadi karena mengeringnya cairan seng yang menetes pada permukaan pipa sehingga membentuk bagian yang tidak rata. Besi hollow galvanis yang diproduksi oleh metode Hot-Dip Galvanizing memiliki lapisan pelindung yang lebih tebal. Ketebalan rata-rata minimum besi hollow galvanis celup panas adalah 45-85 mikrometer.

Ukuran Besi Hollow Galvanis (HDG)

Besi hollow galvanis yang melalui proses hot-dip galvanizing memiliki variasi ukuran yang sama seperti besi hollow hitam dengan ukuran penampang yang cenderung besar dan lebih tebal. Pada tabel di bawah ini adalah beberapa ukuran besi hollow galvanis yang melalui proses hot-dip galvanizing.

Ilustrasi dimensi yang telah dijelaskan sebelumnya dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui ukuran besi hollow galvanis. Misalkan, ukuran 50 x 100 x 1.6 mm x 6 M maka artinya sisi pendeknya berukuran 50 mm (A), sisi panjangnya berukuran 100 mm (B), ketebalannya 1.6 mm (t) dan panjang keseluruhan besi hollow galvanis yakni 6 M (L). Anda bisa menggunakan cara ini untuk mengetahui ukuran besi hollow galvanis (HDG) lainnya.

Kelebihan Besi Hollow Galvanis (HDG) :

  • Melindungi besi atau baja terhadap karat dalam jangka waktu yang lama, karena memiliki lapisan seng yang relatif tebal.
  • Biaya pemeliharaan terhadap korosi rendah karena besi ini telah dilapisi oleh lapisan anti karat.
  • Tidak memerlukan pengecatan.
  • Permukaan besi atau baja lebih tahan terhadap goresan.
  • Melapisi hingga bagian dalam besi

Kekurangan Besi Hollow Galvanis (HDG)

  • Membutuhkan tempat atau bak dengan dimensi yang besar untuk proses pencelupan
  • Untuk mencapai ketebalan tertentu maka dibutuhkan kandungan zinc dengan jumlah yang cukup besar

Contoh Penggunaan Besi Hollow Galvanis (HDG:

Besi hollow galvanis (HDG) dapat digunakan dalam berbagai proyek perumahan seperti pagar balkon atau teras, tangga, carport, konservatori, atau teralis jendela. Selain itu, juga bisa digunakan untuk struktur taman perumahan seperti furniture, pagar, dan rumah kaca.

Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanized)

Pre-Galvanizing merupakan metode galvanisasi dengan cara merendam lembaran besi canai dingin kedalam kolam seng. Pada metode Pre-Galvanizing biasanya menggunakan material yang tidak begitu tebal.  Hal itu yang membuat besi hollow galvanis yang menggunakan metode Pre-Galvanizing menghasilkan ukuran dengan penampang yang relative kecil dan tipis.

Proses Pembuatan Besi Hollow Galvanis  (Pre-Galvanis)

Pada metode ini, besi hollow galvanis yang dihasilkan biasanya memiliki lapisan perlindungan yang cenderung lebih tipis sekitar 20-30 mikrometer. Proses pertama adalah memasukan lembaran plat galvanis sesuai lebar produksi pada mesin rolling untuk dibentuk menjadi pipa, kemudian pipa memasuki proses pengelasan untuk merekatkan kedua sisi. Proses selanjutnya adalah pendinginan pada bagian yang terkena las dengan menggunakan cutting oil. Setelah itu masuk pada proses sizing yaitu membentuk pipa bulat galvanis menjadi kotak. Proses terakhir adalah proses pemotong besi hollow galvanis dengan panjang yang sudah ditetapkan, biasanya berukuran panjang 6 M.

Ukuran Besi Hollow Galvanis (Pre – Galvanizing)

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa ukuran besi hollow galvanis yang dijual di pasaran sangat beragam dengan range ketebalan yang bervariasi. Besi hollow galvanis yang melalui proses Pre-Galvanizing memiliki banyak variasi ukuran dengan ketebalan yang lebih tipis dibandingkan dengan besi hollow galvanis dengan metode HDG. Hal ini dikarenakan material utama pembuatannya dari plat besi galvanis yang memiliki ketebalan cenderung lebih tipis. Ilustrasi dimensi yang telah dijelaskan sebelumnya dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui ukuran besi hollow galvanis (Pre- Galvanizing). Misalkan, ukuran 15 x 15 x 0.8 mm x 6 M maka artinya sisi pendeknya berukuran 15 mm (A), sisi panjangnya berukuran 15 mm (B), ketebalannya 0.8 mm (t) dan panjang keseluruhan besi hollow galvanis yakni 6 M (L). Anda bisa menggunakan cara ini untuk mengetahui ukuran besi hollow galvanis (Pre – Galvanizing) lainnya.

Kelebihan Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanizing)

  • Biaya pemeliharaan terhadap korosi rendah karena besi ini telah dilapisi oleh lapisan anti karat.
  • Tidak memerlukan pengecatan.
  • Cocok untuk konstruksi outdoor

Kekurangan Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanizing)

  • Bahan galvanis tidak begitu aman digunakan untuk mengaliri gas. Sebab, pada suatu waktu, lapisan pelindung pada besi hollow galvanis bisa mengelupas. Kumpulan kotoran tersebut bisa menyumbat aliran gas, sehingga dapat menyebabkan ledakan akibat gas yang terkumpul. 
  • Berkarat pada titik sambungan las

Contoh Penggunaan Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanizing)

Besi hollow galvanis (Pre-Galvanizing) banyak digunakan untuk konstruksi outdoor, salah satunya digunakan sebagai pagar minimalis. Ketahanan yang baik terhadap korosi membuat besi hollow galvanis (Pre- Galvanizing) banyak digunakan karena jauh lebih awet dan tahan lama.


Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Logo IDT
Chatbot