CV.Timur Sarana Persada - Jual Besi Beton dan Besi WF
Verified Supplier
Tambah Ke Favorit

Besi Beton

Tanggal :13/01/2023 08.59.00 Penulis : Eunike

Besi ini merupakan material yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi bangunan.  Besi ini juga dikenal dengan nama baja tulangan atau besi tulangan di pasaran. Salah satu tujuan penggunaan besi beton dalam konstruksi gedung adalah untuk mencegah keretakan dan patahan apabila terjadi guncangan kecil maupun besar. Berdasarkan bentuk fisiknya, terdapat dua jenis besi beton yang sering dijumpai di pasaran yaitu besi beton polos (plain rebar) dan besi beton ulir (deformed bar). Yuk, simak informasi lengkap mengenai besi beton dalam artikel ini.

Apa itu besi beton?

Sejarah

Sejarah besi beton pertama kali digunakan oleh seorang kebangsaan Perancis yang bernama Joseph Monier pada tahun 1850. Monier merupakan seorang tukang kebun yang melakukan eksperimen dalam pembuatan pot bunga dan bak beton. Pada mulanya Monier menggunakan tanah liat dan kayu sebagai bahan utama pembuatan pot, namun ia menemukan bahwa kedua bahan ini sangat mudah rusak dan patah oleh akar tanaman. Kemudian Monier mencoba membuat bak beton menggunakan campuran semen yang diperkuat dengan kawat besi yang disusun secara paralel. Eksperimennya ini berhasil karena ternyata penggunaan kawat besi tersebut bisa menghasilkan konstruksi yang ringan namun tetap memiliki kekuatan yang optimal. Pada tahun 1867 Joseph Monier mendapatkan hak paten atas hasil karya yang dibuatnya berupa kolam penyimpan air dari beton yang telah diberi anyaman tulang besi. Pada tahun 1875, jembatan beton bertulang besi pertama dibangun di Castle of Chazelet dan Monier adalah desainernya.

Definisi

Besi beton adalah baja tulangan berpenampang bulat dan dalam bahasa Inggris besi ini disebut dengan concrete steel atau rebar. Di Indonesia besi beton lebih dikenal dengan dengan nama baja tulangan atau besi tulangan di pasaran. Penggunaannya yang luas dan fungsinya yang vital sebagai tulang atau rangka bangunan, menjadikan besi ini sebagai material yang wajib memenuhi standar SNI yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Jenis Besi Beton

Berdasarkan fisiknya, besi beton dapat dibedakan menjadi besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos (plain rebar atau reinforced bar) merupakan baja tulangan yang memiliki permukaan yang rata atau tidak bersirip. Sedangkan, besi beton ulir (deformed bar) merupakan baja tulangan yang memiliki ciri yaitu bersirip melintang dengan permukaan yang bercorak spiral. Untuk informasi lengkapnya simak penjelasan berikut ini.

Besi Beton Polos

Besi beton polos (plain bar) adalah besi tulangan yang memiliki permukaan serta penampang yang mulus dan licin. Besi ini cenderung memiliki struktur mikro yang lebih renggang dibandingkan dengan besi beton ulir. Selain itu, besi beton polos memiliki sifat baja yang cenderung  lebih  lunak  dibandingkan dengan besi beton ulir dengan rata-rata hasil kekuatan tarik (TS – Tensile Strength) besi beton polos 280 N/mm2.

Spesifikasi Besi Beton Polos

Besi beton polos memiliki banyak variasi ukuran dan diameter di pasaran. Meskipun demikian, besi beton polos memiliki standar ukuran panjang yang sama yaitu 12 Meter. Misalnya, ukuran besi beton polos yaitu 6 mm x 12 M maka diameternya adalah (D) 6 mm dan panjang keseluruhan (L) besi beton polos adalah 12 M. Cara ini juga dapat Anda gunakan untuk menentukan ukuran besi beton polos lainya. Agar dapat memudahkan dalam menentukan ukuran besi beton sesuai dengan kebutuhan, Anda dapat menggunakan ilustrasi dimensi besi beton polos di bawah ini.

Fungsi Besi Beton Polos

  • Besi beton polos biasanya digunakan untuk tulangan konstruksi skala kecil hingga besar, seperti jembatan, bangunan hunian, jalanan dll
  • Digunakan sebagai besi begel yang bertujuan untuk mengikat batang-batang besi ulir sehingga membentuk rangka-rangka beton.

Kelebihan Besi Beton Polos

  • Tahan terhadap tekanan dan getaran sehingga cocok digunakan dalam berbagai jenis konstruksi
  • Relatif tahan lama atau lebih awet.
  • Memiliki daya tahan tinggi dan kuat terhadap air sehingga tidak mudah berkarat
  • Selain tahan terhadap air, material ini juga tahan terhadap api, sehingga material ini tidak mudah mengalami kerusakan bila digunakan dalam jangka waktu yang lama.
  • Fleksibel dan mudah untuk ditekuk atau dibentuk sesuai kebutuhan.

Kekurangan Besi Beton Polos

Memiliki daya tekan yang lebih rendah sekitar 280 N/mm2 dibandingkan besi beton ulir 420 N/mm2

Besi Beton Ulir

Besi beton ulir adalah baja tulangan beton yang permukaannya memiliki sirip/ulir melintang dan memanjang yang bertujuan untuk menyatukan elemen bahan bangunan dengan rangka yang disusun oleh besi beton ulir tersebut.

Spesifikasi Besi Beton Ulir

Ukuran besi beton ulir memiliki diameter mulai dari 10 mm hingga 32 mm. Panjang besi beton ulir di pasaran memiliki standar ukuran panjang yang sama yaitu 12 meter namun biasanya dijual dalam bendel yang ditekuk menjadi dua sehingga mempermudah proses pengiriman besi beton.

Pada gambar di atas kita bisa melihat dimensi utama dari besi beton ulir. SImbol (D) melambangkan diameter besi beton ulir dan (L) adalah panjang besi beton ulir. Anda dapat menggunakan ilustrasi dimensi di atas untuk membantu dalam menentukan ukuran besi beton ulir. Misalkan, ukurannya 10mm x 12M maka artinya sebuah besi beton ulir memiliki diameter (D) 10mm dan panjang keseluruhan (L) besi beton ulir 12M. Cara ini juga dapat Anda gunakan untuk menentukan ukuran besi beton ulir lainnya. Pada tabel di bawah ini kami berikan contoh ukuran besi beton ulir sebagai berikut.

Fungsi Besi Beton Ulir

  • Besi ulir sering digunakan untuk pembangunan konstruksi dan infrastruktur yang membutuhkan daya tarik yang kuat seperti gedung pencakar langit. 
  • Besi ulir juga digunakan sebagai tulangan utama dalam pembuatan beton bertulang. Alasan utama besi beton ulir ini digunakan karena dapat mengait dengan kuat. 
  • Digunakan untuk kebutuhan pembangunan jembatan, karena besi beton ulir mempunyai ikatan yang kuat diantara tulang-tulangnya. Daya ikat dari besi beton ulir juga memiliki fungsi untuk meredam atau menahan berbagai gerakan dari batang terhadap bahan beton.

Kelebihan Besi Beton Ulir

  • Memiliki daya ikat yang lebih tinggi daripada besi beton polos.
  • Tidak mudah bengkok sehingga sangat cocok digunakan untuk tulangan memanjang.
  • Memiliki kekuatan tarik yang lebih besar daripada besi beton polos minimal sebesar 420 N/mm2
  • Memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap air dan api.
  • Memiliki sifat awet dan tahan lama karena besi beton ulir biasanya mengalami proses pemadatan semen yang membuat besi beton ulir semakin lama semakin keras.
  • Biaya perawatannya yang murah sehingga tidak perlu membutuhkan perawatan karena memang sudah menyatu dengan sebuah struktur

Kekurangan Besi Beton Ulir

  • Penerapannya dalam proses konstruksi membutuhkan komponen tambahan seperti bekisting yaitu penahan pada saat proses pengecoran.
  • Harganya lebih mahal dibandingkan besi beton polos

Proses Pembuatan Besi Beton Polos dan Besi Beton Ulir

Besi beton terbuat dari hasil pengerolan besi billet. Besi ini merupakan sebuah balok baja yang biasanya memiliki ukuran penampang 100 x 100 mm, 110 x 110 mm, atau 120 x 120 mm dengan panjang sekitar 6 M, 10 M atau 12 M. Besi billet biasanya dibuat dari berbagai macam bahan seperti bijih besi dan scrap dengan penambahan elemen-elemen lain seperti nikel, kromium, mangan, vanadium, kokas, grafit, lime, dan ferro alloys. Besi billet ini nantinya yang akan menjadi material utama pembuatan besi beton polos maupun besi beton ulir.

Pembuatan besi beton polos dan besi beton ulir sebenarnya melalui proses yang sama, perbedaannya hanya terletak pada proses rolling. Pada proses ini, billet  dibentuk dengan mesin rolling yang tidak memiliki marking atau polos sehingga menghasilkan besi beton polos. Sedangkan besi beton ulir menggunakan mesin rolling yang memiliki marking ulir sehingga menghasilkan besi beton ulir. 

Proses pembuatan besi beton polos dan ulir sangat menarik, untuk mendapatkan besi beton polos dan ulir yang berkualitas diperlukan proses yang panjang dan detail, berikut merupakan proses pembuatan besi beton polos :

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Logo IDT
Chatbot